SMANSA'18: [PENJASKES XI] MAKALAH OLAHRAGA RENANG
Hm... sebenarnya nampak aneh sih kalau pelajaran penjaskes malah disuruh buat makalah menurut sayaa...
Tapi guess what inilah akibat tidak tau berenang ditambah tidak pergi...
MENGENAL OLAHRAGA RENANG
Sylvia Dewi Ratnaningrum
35/16020
XI MIPA 2
SMA NEGERI 1 WATAMPONE
TAHUN PELAJARAN 2016/2017
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Renang
telah dikenal sejak masa prasejarah. Lukisan dari Jaman Batu telah ditemukan di
dalam “gua para perenang” dekat Wadi Sora (atau Sura) dibagian barat-daya
Mesir. Referensi tulisan yang berasal dari 2000 tahun sebelum masehi, termasuk
Gilgamesh, Iliad, dan Odyssey, Injil (Ezekiel 47:5, Perjanjian 27:42, Isaiah
25:11, Beowulf, dan hikayat lainnya). Pada tahun 1538 Nicolas Wynman, Profesor
bahasa berkebangsaan Jerman, menulis buku renang pertama kali, “Colymbetes”.
Kompetisi renang di Eropa dimulai sekitar tahun 1800, sebagian besar menggunakan gaya dada. Gaya bebas, yang kemudian disebut the trudgen, diperkenalkan pada tahun 1973 oleh John Arthur Trudgen, menirunya dari Orang Amerika asli. Renang menjadi bagian dari pertandingan Olympiade modern yang pertama tahun 1896 di Atena. Pada tahun 1902 the trudgen diperbaharui oleh Richard Cavill, menggunakan sentakan mengibas. Pada tahun 1908, asosiasi renang sedunia, Federasi Renang Amatir International (FINA/ Federation Internationale de Natation de Amateur) dibentuk. Gaya kupu-kupu pertama kali merupakan variasi dari gaya dada, sampai akhirnya ia diterima sebagai gaya yang terpisah pada tahun 1952.
Kompetisi renang di Eropa dimulai sekitar tahun 1800, sebagian besar menggunakan gaya dada. Gaya bebas, yang kemudian disebut the trudgen, diperkenalkan pada tahun 1973 oleh John Arthur Trudgen, menirunya dari Orang Amerika asli. Renang menjadi bagian dari pertandingan Olympiade modern yang pertama tahun 1896 di Atena. Pada tahun 1902 the trudgen diperbaharui oleh Richard Cavill, menggunakan sentakan mengibas. Pada tahun 1908, asosiasi renang sedunia, Federasi Renang Amatir International (FINA/ Federation Internationale de Natation de Amateur) dibentuk. Gaya kupu-kupu pertama kali merupakan variasi dari gaya dada, sampai akhirnya ia diterima sebagai gaya yang terpisah pada tahun 1952.
B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana definisi dan sejarah
renang di dunia dan Indonesia?
2. Bagaimana dasar-dasar dalam belajar
olahraga renang?
3. Bagaimana tata cara dalam melakukan
berbagai gaya dalam renang?
4. Bagaimana ketentuan dan manfaat
olahraga renang?
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Definisi
dan Sejarah Renang
Berenang adalah gerakan sewaktu bergerak di air, dan biasanya tanpa perlengkapan
buatan. Kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk rekreasi dan olahraga. Berenang dipakai sewaktu bergerak
dari satu tempat ke tempat lainnya di air, mencari ikan, mandi, atau melakukan olahraga
air. Berenang untuk keperluan rekreasi
dan kompetisi dilakukan orang di kolam
renang. Manusia
juga berenang di sungai, di danau, dan di laut sebagai bentuk rekreasi. Olahraga renang membuat tubuh sehat karena hampir
semua otot tubuh dipakai sewaktu berenang. Renang adalah olahraga yang melombakan kecepatan atlet renang dalam berenang. Gaya renang yang diperlombakan adalah gaya
bebas, gaya
kupu-kupu, gaya
punggung, dan gaya
dada. Perenang yang memenangkan lomba
renang adalah perenang yang menyelesaikan jarak lintasan tercepat. Pemenang
babak penyisihan maju ke babak semifinal, dan pemenang semifinal maju ke babak
final.
Renang telah dikenal sejah zaman pra-sejarah. Dari
gambar-gambar yang berasal dari zaman batu diketahui adanya gua-gua bagi para
perenang di dekat Wadi Sora sebelah barat daya Mesir. Gambar-gambar yang ada di
dalam gua nampak menunjukkan gaya dada atau gaya anjing mengayuh, meskipunbisa
jadi ia mungkin menunjukkan gerakan yang berkaitan dengan prosesi ritualyang
artinya tidak ada kaitannya dengan renang.
Gua ini juga digambarkan pada film English Patient.Stempel
lilin Mesir yang bertanggal antara 4000 dan 9000 tahun sebelum masehi
menunjukkan empat perenang yang diyakini berenang dengan variasi darigaya
bebas. Referensi lain mengenai renang juga ditemukan pada gambar timbul
Babylonia dalam lukisan dinding Assyria yang menunjukkan variasi dari gaya
dada.
Lukisan
yang paling terkenal telah ditemukan di padang pasir Kebir dan diperkirakan
berasal dari sekitar 4000 tahun sebelum masehi.Gambar timbul Nagoda juga
menunjukkan perenang yang berasal dari 3000tahun sebelum masehi. Istana Indian
Mohenjo Daro dari 2800 tahun sebelum masehi memiliki kolam renang berukuran 30
m x 60 m. Istana Minoan Minos ofKnossos di Kreta juga dilengkapi dengan bak
mandi. Makam kuno Mesir dari 2000 tahun sebelum masehi menunjukkan variasi dari
gaya bebas. Penggambaran perenang juga ditemukan pada Hittites, Minoans, dan
masyarakat Timur Tengah lainnya, orang Inca dalam Rumah Tepantitla
diTeotihuacan, dan dalam mosaik di Pompeii.
Ada juga beberapa yang menyinggung para perenang dalam
naskah kuno Vatikan, Borgian dan Bourbon. Orang-orang Yunani tidak mengikut
sertakan renang pada Pertandingan Olympiade kuno, namun mempraktekan olah raga
tersebut, sering kali membangun kolam renang sebagai bagian dari bak mandi
mereka. Satu pernyataan yang biasanya menyinggung di Yunani adalah dengan
mengatakan tentang seseorang bahwa dia tidak tahu bagaimana caranya berlari
ataupun berenang. Orang –orang Etruscan di Tarquinia (Italia) menunjukkan
gambar para perenang dalam 600tahun sebelum masehi, dan makam kuno di Yunani
menunjukkan gambar perenang -perenang 500 tahun sebelum masehi. Orang Yunani
Sisilia telah dijadikan tawanan pada sebuah kapal Persia kingXerxes I pada 480
tahun sebelum masehi. Setelah mengetahui serangan yangakan datang untuk angkatan
laut Yunani, ia mencuri pisau dan lompat keluar kapal. Sepanjang malam dan
dengan menggunakan alat bantu pernapasan (snorkel) yangterbuat dari buluh, ia
berenang kembali kearah kapal dan memotong talinya. Juga dinyatakan bahwa
ketrampilan berenang telah menyelamatkan bangsa Yunani pada perang Salamis,
ketika bangsa Persia semuanya tenggelam ketika kapal mereka dihancurkan.
Julius Caesar juga dikenal sebagai sebagai perenang yang
baik. Sejumlah relif dari 850 tahun sebelum masehi di Galeri Nimrud dariMusium
Inggris menunjukkan para perenang, yang sebagian besar dalam konteks militer,
sering menggunakan alat bantu renang. Di Jepang renang merupakan salah satu
keahlian terhormat Samurai, dancatatan sejarah menjelaskan kompetisi renang
pada tahun 36 sebelum masehi,diadakan oleh kaisar Suigui (ejaannya tidak
jelas), yang pertama kali dikenalsebagai perlombaan renang. Cerita rakyat
Jerman menjelaskan tentang renang,yang dengan sukses digunakan dalam perang
melawan bangsa Roma. Kompetisirenang juga dikenal sejak saat itu.
Lantas bagaimana sejarah renang di
Indonesia? Umumnya
olahraga renang sebelum kemerdekaan kita hanya dilakukan oleh bangsa kulit
putih dengan teknik yang sudah maju sedang bangsa indonesia hanya dilakukan
disungai atau danau tanpa teknik memadai namun perkembangan renang di jaman
jepang menjajah kesempatan umum lebih besar. Pada tahun 1951 setelah terbentuk
P.B.S.I (Perserikatan Berenang Seluruh Indonesia) Sejak itu renang di Indonesia
maju pesat P.B.S.I diterima menjadi anggot P.O.R.I (Perserikatan Olahraga
Republik Indonesia)yang kemudian dirubah menjadi K.O.I (Komite Olympiade
Indonesia). Tahun 1952 P.B.S.I diterima menjadi anggota F.I.N.A dan I.O.C pada
Olympiade Helsinki 1952 Indonesia telah mengirim seorang perenang.Tahun 1959
P.B.S.I berubah menjadi P.R.S.I (Perserikatan Renang Seluruh Indonesia) dan
renang mengalami kemajuan hingga sekarang.
1)
Organisasi FINA
Federasi Renang Internasional (Fédération Internationale de Natation, disingkat FINA) adalah induk organisasi
internasional olahraga renang. Organisasi ini diakui oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC). Selain renang, FINA juga
merupakan induk organisasi internasional polo
air, selam, renang
indah, dan renang perairan terbuka. Markas besar FINA berada di Lausanne, Swiss. Induk organisasi olahraga renang,
renang perairan terbuka, selam, polo air, dan renang indah di setiap negara dan
teritori berhak menjadi anggota FINA.
Selain
mengadakan kejuaraan internasional dan regional, FINA berusaha memajukan olahraga
renang di seluruh dunia, antara lain dengan menambah jumlah fasilitas olahraga
renang. FINA bertugas membuat peraturan internasional untuk kejuaraan renang,
renang perairan terbuka, selam, polo air, dan renang indah.
B.
Dasar Belajar Renang
a.
Pengenalan
Air
Pengenalan
air sangat perlu bagi mereka yang baru pertama kali belajar renang. Tujuannya
adalah untuk menghilangkan rasa takut terhadap air dan mengenal sifat – sifat
air seperti basah, dingin, dan sebagainya. Latihan pengenalan air dapat dilakukan
dalam bentuk permainan atau yang lain, misalnya :
•
Berkejar – kejaran di kolam yang dangkal
•
Saling mencipratkan air ke muka teman
•
Memasukkan kepala dan badan ke dalam air
•
Menyelam melalui rintangan yang dibuat teman
•
Main tebak – tebakan di dalam air
•
Berjalan mengelilingi kolam
•
Bermain kereta keretaan di air.
b.
Meluncur
Setelah
mengetahu sifat – sifat air, maka dilanjutkan dengan latihan
meluncur
dan mengapung, caranya adalah :
•
Berdiri dengan kedua tanganlurus, bungkukkan badan ke depan.
•
Letakkan kedua kaki pada lantai kolam, hingga badan terdorong ke depan dalam
sikap mengembang dan meluncur. Atau bisa juga dilakukan dengan cara:
•
Berdiri dengan satu kaki, sedangkan kaki satu yang lain ditekuk dengan telapak
kaki menempel pada dinding kolam.
•
Kedua tangan lurus dan bungkukkan badan ke depan, kemudian tolakkan kaki yang
menempel pada dinding sehingga badan terdorong ke dalam sikap mengapung dan
meluncur. Bagi orang yang masih takut, sebelum berlatih meluncur mereka
terlebih dahulu menggerakkan kaki sambil duduk di pinggir kolam atau dengan
memegang parit kolam dan menggerak – gerakkan kaki.
c. Latihan Pernafasan
1)
Teknik gerakan pernafasan
a)
Sikap
Permulaan
•
Berdiri kongkang di kolam dasar
•
Membungkukkan tubuh rata dengan air
•
Muka menghadap ke depan di antara kedua lengan yang diluruskan ke depan.
b)
Gerakan
•
Pernafasan dilakukan dengan memutar kepala ke kiri atau ke kokan, sehingga
mulut mengambil nafas.
•
Gerakan tersebut bersamaan lengan searah dengan putaran kepala berada di belakang
samping tubuh.
•
Latihan pernafasan ini dikombinasikan dengan gerakan lengan agar dapat mengatur
irama pengambilan nafas.
•
Pada prinsipnya mengambil udara lewat mulut dengan menghembuskan di dalam air.
2)
Cara melakukan gerak dasar mengambil nafas
•
Lakukan dengan posisi telungkup terapung, dan kedua tanmgan memegang dinding
kolam.
•
Ambillah nafas melalui mulut dan masukkan muka ke dalam air, mata melihat ke
depan sedikit.
•
Permukaan air di dahi, buang nafas melalui hidung. Setelah itu, putarkan kepala
ke samping kanan / kiri berporos leher. Sehingga mulut dan mulut di atas
permukaan air.
•
Buka mulut lalu ambil nafas melalui mulut dengan cepat, lalu masukkan muka ke
dalam air dan buang nafas di dalam air.
C.
Tata
Cara Gaya Renang
Macam-macam
gaya dalam olahraga air renang ada 4 yaitu;
a.
Gaya
bebas
b.
Gaya
kupu-kupu
c.
Gaya
dada
d.
Gaya
Punggung
1)
Renang Gaya Bebas
Gaya
bebas adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua
belah tangan secara bergantian digerakkan jauh ke depan dengan gerakan
mengayuh, sementara kedua belah kaki secara bergantian dicambukkan naik turun
ke atas dan ke bawah. Sewaktu berenang gaya bebas, posisi wajah menghadap ke
permukaan air. Pernapasan dilakukan saat lengan digerakkan ke luar dari air,
saat tubuh menjadi miring dan kepala berpaling ke samping. Sewaktu mengambil
napas, perenang bisa memilih untuk menoleh ke kiri atau ke kanan. Dibandingkan
gaya berenang lainnya, gaya bebas merupakan gaya berenang yang bisa membuat
tubuh melaju lebih cepat di air.
Gaya
bebas merupakan gaya yang tidak terikat dengan teknik-teknik dasar tertentu.
Gaya bebas dilakukan dengan beraneka ragam gerakan dalam berenang yang bisa
membuat perenang dapat melaju di dalam air. Sehingga gerakan dalam gaya bebas
bisa di gunakan oleh beberapa orang, baik yang sudah terlatih maupun para
pemula.
a)
Posisi
Badan
Posisi
badan harus horizontal. Walaupun kaki masih cukup dalam di dalam air. Ada
beberapa hal yang perlu diperhatikan agar posisi badan sejajar / horizontal
yaitu :
•
Dahi dan telinga jangan sampai berada di atas permukaan air
•
Punggung dan pantat sedikit berada di atas permukaan air
•
Otot – otot perut dan leher rilek.
b)
Gerakan
Kaki
Gerakan
kaki pada renang memberi dorongan ke depan mengatur keseimbangan tubuh. Adapun
cara melakukan gerakan kaki pada renang gaya bebas adalah :
•
Gerakan kaki dimulai dari pangkal paha sampai dengan ujung jari
•
Pada waktu gerakan kaki ke bawah harus disertai cambukan dari pergelangan kaki.
•
Gerakan kaki ke atas dilakukan lemas (rilek) jangan sampai keluar dari
permukaan air.
•
Gerakan kaki ke atas dan ke bawah dilakukan secara bergantian.
•
Bentuk – bentuk latihan gerakan kaki, antara lain :
•
Menggerakkan kedua kaki naik turun secara bergantian sambil duduk di pinggir
kolam.
•
Dengan sikap salah satu tangan memegang parit kolam dan tangan yang lain
membentuk sudut siku kedua lurus ke belakang kemudian gerakan naik turun secara
bergantian dengan sumber gerakanpada pangkal paha.
•
Latihan gerakan kaki sambil meluncur. Dimulai dari pinggi kolam dengan salah
satu kaki mendorong dinding, kemudian sambil meluncur kedua kaki digerakkan
naik turun dengan sumber gerakan pada pangkal paha.
c)
Gerakan
Tungkai
Dalam
renang gaya bebas, tungkai kaki yang utama adalah sebagai stabilisator dan
sebagai alat untuk menjadikan kaki tetap tinggi dalam keadaan streamline.
Sehingga tahanan menjadi kecil.
Cara
melakukan gerakan tungkai adalah sebagai berikut :
•Tungkai
digerakkan dari pangkal paha
•Lutut
dan pergelangan kaki melentur
•Ujung
kaki lurus
•Dua
atau empat atau delapan gerakan tungkai tiap tua gerakan lengan.
d)
Gerakan
Lengan
Gerakan
tangan gaya bebas dibagi menjadi 3 tahap yaitu :
•Gerakan
menarik (pull)
Dari
posisi lurus ke depan, lengan ditarik silang di bawah dada dengan
siku
dibengkokkan.
•Gerakan
mendorong (push)
Setelah
siku mencapai bidang vertical bahu, dilanjutkan dengan
mendorong
sampai lengan lurus ke belakang.
•Istirahat
(Recovery)
Setelah
gerakan mendorong selesai dan tangan lurus ke belakang dilanjutkan dengan
mengangkat siku keluar dari air diikuti lengan bawah dan jari – jari secara
rileks digeser ke depan permukaan air kemudian jari – jari dimasukkan ke dalam
air. Teknik gerakan lengan pada renang gaya bebas :
•Siku
tinggi (di atas air dan di air)
•Telapak
tangan rendah saat di atas air
•Pergelangan
tangan ke dalam saat memulai
•Tarikan
lengan terpusat pada alur pola gerak
•Ibu
jari menyentuh paha
•Pola
gerakan lengan adalah pola gerakan huruf “s”
•Ada
dorongan kelajuan Bentuk – bentuk latihan gerak lengan :
•Berdiri
di darat atau di kolam yang dangkal, kedua kaki dibuka selebar bahu, badan
dibungkukkan ke depan dan kedua tangan lurus ke depan
•Lakukan
gerakan menarik, menendang, dan recovery seperti teknik yang telah dijelaskan
diatas, dengan kedua tangan secara bergantian.
•Latihan
gerakan lengan sambil meluncur, dimulai dari pinggir kolam, gerakan kaki bebas
(boleh digerakkan atau tidak) .
Gerakan
– gerakan lengan pada renang gaya bebas perperan sebagai tenaga
atau
penggerak di samping sebagai pengatur keseimbangan tubuh.
e)
Mengapung
Mengapung
dilaksanakan dengan posisi awal berdiri. Mengapun yang dimaksud adalah mengapun
pasir di tempat (mengapung jongkok telungkup). Dalam renang yang sangat
mendukung teknik mengapung adalah dorongan dan tahanan. Jadi setiap gerakan
maju dari seorang perenang, tergantung dari kekuatan tahanan dan dorongan.
Tahanan adalah kekuatan yang menahan perenang untuk kembali yang disebabkan
oleh air yang menahannya untuk ke depan. Dorongan adalah kekuatan yang
menyebabkan perenang maju yang dihasilkan oleh gerakan kaki dan lengan. Tahanan
dalam renang ada tiga tipe, yaitu :
1.
Tahanan depan (frontal resistance)
2.
Tahanan gesekan air ( skin tiction)
3.
Tahanan pusaran air ( Eddy resistance)
Setiap
tahanan yang disebabkan letak badan yang tidak tepat, akan mengurangi kecepatan
perenang.
f)
Meluncur
Luncuran
dalam renanggayabebas pada hakikatnya sama dengan luncurangayarenang yang lain
(kecualigayapunggung atau telentang), luncuran ada dua macam, yaitu :
Ø Luncuran Pasif
Adalah
luncuran yang diakibatkan oleh kegiatan orang lain yang menolong. Luncuran ini
dapat dilakukan dengan cara :
•
Luncuran dengan pertolongan dua orang
•
Luncuran dengan pertolongan satu orang dengan cara menarik lengannya.
•
Luncuran dengan pertolongan satu orang dengan cara didorong tungkainya.
•
Luncuran dengan pertolongan satu orang dengan didukung (dipegang perut dan
pahanya)
Ø Luncuran aktif, ada 2 macam yaitu :
•
Luncuran aktif dari dinding kolam
•
Luncuran aktif dari dasar kolam
Tarikan
renang gaya bebas adalah sumber pokok dari luncuran dan oleh perenang dijadikan
sebagai satu – satunya sumber dorongan atau luncuran.
g)
Pernapasan
Pernafasan
pada gaya bebas sangat mempengaruhi badan dalam streamrine. Putaran kepala
untuk pernafasan haruslah dilaksanakan dengan axl (sumbu putaran) garis
sepanjang badan. Sehingga kepala tidak akan naik terlalu tinggi dari permukaan
air. Pengambilan udara dilakukan dengan mulut. Dengan kata lain, pengambilan
nafas dilakukan melalui mulut dengan cara memiringkan kepala ke kanan atau ke
kiri dimulai setelah akhir dari gerakan tangan menarik (pull). Kemudian setelah
istirahat (Recovery) kepala segera masukkan ke dalam air keluarkajn udara dari
mulut. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari masuknya air ke hidung dan untuk
mempersingkat waktu pengambilan udara karena harus dilakukan dengan cepat.
Cara
– cara pengambilan nafas :
•
Lengan kanan diayunkan ke belakang sampai dibelakang pantat. Bersamaan dengan
gerakan ini, kepala menengok kea rah kanan sambil membuka mulut dan menghirup
udara. Lengan kiri bergerak ke atas air menuju kea rah depan. Pada saat yang
sama melakukan gerakan lengan kanan dan menghirup udara.
•
Lengan kiri diayunkan ke belakang seperti halnya lengan kanan tadi, lengan
kanan bergerak ke depan. Kepala kembali menghadap ke dasar kolam sambil
menghembuskan udara melalui hidung atau mulut air.
•
Sikap awal berdiri kangkang mukabelakang di dasar kolam dangkal
•
Badan membungkuk, lengan kanan kea rah depan, lengan kiri kea rah belakang.
•
Kepala masuk ke dalam air.
Bentuk
– bentuk latihan pernafasan
•
Menghadap pinggir kolam dengan kedua tangan berpegangan pada parit (dikolam
yang dangkal), rendahkan kedua lutut hingga kepala masuk ke dalam air. Putar
leher ke kanan atau ke kiri, pada saat mulut berada di atas permukaan air hirup
udara sebanyak – banyaknya melalui mulut, kemudian putar kembali dan pada saat
mulut berada di dalam air keluarkan udara.
•
Latihan mengambil nafas diawali dengan meluncur dari pinggir kolam.
h)
Rangkaian
renang gaya bebas secara keseluruhan
Rangkaian
renang gaya bebas terdiri dari :
•
Posisi badan
•
Gerakan kaki
•
Gerakan Lengan
•
Gerakan pengambilan nafas
•
Pengambilan nafas
i)
Latihan
koordinasi gerakan
Latihan
koordinasi gerakan yaitu melakukan beberapa gerakan dalam suatu rangkaian
latihan, sebelum latihan renang gaya bebas, secara keseluruhan. Beberapa macam
latihan koordinasi gerakan antara lain :
•
Latihan gerakan lengan dan mengambil nafas diawali dengan meluncur dari pinggir
kolam.
•
Latihan gerakan kaki, lengan, dan mengambil nafas.
Apabila
teknik-teknik dasar renang gaya bebas tersebut sudah dikuasai dengan baik,
berarti anda telah dapat melakukan renang gaya bebas (crawl). Untuk
meningkatkan ketrampilan renang diperlukan latihan yang intensif dan
sungguh-sungguh.
2)
Membedakan renang gaya bebas dengan gaya punggung
Sewaktu
berenang gaya punggung, orang berenang dengan posisi punggung menghadap ke
permukaan air. Posisi wajah berada di atas air sehingga orang mudah mengambil
napas. Namun perenang hanya dapat melihat atas dan tidak bisa melihat ke depan.
Sewaktu berlomba, perenang memperkirakan dinding tepi kolam dengan menghitung
jumlah gerakan.
Dalam
gaya punggung, gerakan lengan dan kaki serupa dengan gaya bebas, namun dengan
posisi tubuh telentang di permukaan air. Kedua belah tangan secara bergantian
digerakkan menuju pinggang seperti gerakan mengayuh. Mulut dan hidung berada di
luar air sehingga mudah mengambil atau membuang napas dengan mulut atau hidung.
Sewaktu
berlomba, berbeda dari sikap start perenang gaya bebas, gaya dada, dan gaya
kupu-kupu yang semuanya dilakukan di atas balok start, perenang gaya punggung
melakukan start dari dalam kolam. Perenang menghadap ke dinding kolam dengan
kedua belah tangan memegang besi pegangan. Kedua lutut ditekuk di antara kedua
belah lengan, sementara kedua belah telapak kaki bertumpu di dinding kolam.
Gaya
punggung adalah gaya berenang yang sudah dikenal sejak zaman kuno. Pertama kali
diperlombakan di Olimpiade Paris 1900, gaya punggung merupakan gaya renang
tertua yang diperlombakan setelah gaya bebas
Ada
banyak perbedaan yang terjadi antara renang gaya bebas dengan
renang
gaya punggung. Perbedaan antara lain :
a)
Posisi
badan
Seperti
yang tercantum diatas bahwa dalam renang gaya bebas, posisi badan harus
horisontal, walaupun kaki masih cukup dalam di dalam air, sedangkan pada renang
gaya pungung, posisi badan terlentang. Untuk mempertahankan posisi tersebut,
adabeberapa hal yang perlu diperhatikan :
a.dada,
bahu, dan panggul berada di dalam air
b.
wajah berada sedikit diatas permukaan air sehingga dapat leluasa untuk
mengambil nafas
c.
kedua kaki lebih rendah dari punggung dan secara bergantian menendang air.
b) Gerakan kaki
Gerakan
kaki pada gaya punggung pada prinsipnya sama dengan gerakan kaki pada gaya
bebas, hanya dalam posisi terbalik.
Bentuk-bentuk
latihan gerakan kai :
a.
duduk di pinggir kolam kedua kaki diluruskan ke dalam air, kemudian lakukan
gerakan kaki
b.
dengan posisi terlentang, kedua tangan pepegang pinggir kolam
c.
dengan posisi terlentang menggunakan pelampung
c) Pernafasan
Pengambilan
nafas gaya punggung sangat berbeda dengan gaya bebas. Pengambilan nafas gaya
punggung lebih mudah karena mulut dan hidung selalau diatas permukaan air,
tinggal mengatur waktunya saja.
3)
Membedakan renang gaya bebas dengan gaya
kupu-kupu
Gaya
kupu-kupu atau gaya dolfin adalah salah satu gaya berenang dengan posisi dada
menghadap ke permukaan air. Kedua belah lengan secara bersamaan ditekan ke
bawah dan digerakkan ke arah luar sebelum diayunkan ke depan. Sementara kedua
belah kaki secara bersamaan menendang ke bawah dan ke atas seperti gerakan
sirip ekor ikan atau lumba-lumba. Udara dihembuskan kuat-kuat dari mulut dan
hidung sebelum kepala muncul dari air, dan udara dihirup lewat mulut ketika
kepala berada di luar air.
Gaya
kupu-kupu diciptakan tahun 1933, dan merupakan gaya berenang paling baru.
Berbeda dari renang gaya lainnya, perenang pemula yang belajar gaya kupu-kupu
perlu waktu lebih lama untuk mempelajari koordinasi gerakan tangan dan kaki.
Berenang
gaya kupu-kupu juga menuntut kekuatan yang lebih besar dari perenang. Kecepatan
renang gaya kupu-kupu didapat dari ayunan kedua belah tangan secara bersamaan.
Perenang tercepat gaya kupu-kupu dapat berenang lebih cepat dari perenang gaya
bebas. Dibandingkan dalam gaya berenang lainnya, perenang gaya kupu-kupu tidak
dapat menutupi teknik gerakan yang buruk dengan mengeluarkan tenaga yang lebih
besar.
Pola
renang gaya bebas mempunyai persamaan dan perbedaan dengan pola gaya renang
kupu-kupu. Persamaan terletak pada teknik meluncurnya. Sedangkan perbedaannya
terletak pada gerakan lengan. Gerakan lengan
•
Pada renang gaya bebas terdapat 3 macam gerakan lengan, yaitu gerakan
menarik
(pull), mendorong (push), dan istirahat (recovery). Sedangkan
•
Pada saat renang gaya kupu-kupu, terdapat dua macam gerakan renang,
yaitu
saat lengan diatas air dan dibawah air.
4)
Membedakan
renang gaya bebas dengan gaya dada
Gaya
dada merupakan gaya berenang paling populer untuk renang rekreasi. Posisi tubuh
stabil dan kepala dapat berada di luar air dalam waktu yang lama. Gaya dada
atau gaya katak (gaya kodok) adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke
permukaan air, namun berbeda dari gaya bebas, batang tubuh selalu dalam keadaan
tetap. Kedua belah kaki menendang ke arah luar sementara kedua belah tangan
diluruskan di depan. Kedua belah tangan dibuka ke samping seperti gerakan
membelah air agar badan maju lebih cepat ke depan. Gerakan tubuh meniru gerakan
katak sedang berenang sehingga disebut gaya katak. Pernapasan dilakukan ketika
mulut berada di permukaan air, setelah satu kali gerakan tangan-kaki atau dua
kali gerakan tangan-kaki.
Dalam
pelajaran berenang, perenang pemula belajar gaya dada atau gaya bebas. Di
antara ketiga nomor renang resmi yang diatur Federasi Renang Internasional,
perenang gaya dada adalah perenang yang paling lambat.
Yang
membedakan gaya bebas dengan gaya dada adalah dari teknik gerakan kaki. Adapun
cara untuk melakukan gerakan kaki pada renang gaya dada adalah :
•
Tarik kedua kaki mendekati pinggul, kedua paha agak terbuka, putar pergelangan
kaki menghadap kaluar dan siap mendorong
•
Dorongkan kedua kaki secara bersamaan ke belakang agak menyamping hingga
membentuk ½ lingkaran di bawah permukaan air.
E. Ketentuan dan Manfaat Olahraga Renang
1) Hal – hal yang harus dilakukan sebelum berenang
Hal-hal
yang harus dilakukan sebelum berenang, adalah :
•
Melakukan pemanasan untuk mencegah terjadinya kejang – kekang otot pada saat
berenang. Pemanasan senam bisa dilakukan dengan cara menggerak – gerakkan badan
(senam kecil) atau dengan berlari – lari kecil.
•
Mandi pada air pencuran yang tersedia sebelum masuk ke kolam renang. Hal ini
dimaksudkan untuk memastikan bawa tubuh dalam keadaan bersih dan tubuh dapat
menyesuaikan dengan suhu air.
•
Latihlah irama kaki terlebih dahulu, sebelum bentuk – bentuk latihan lainnya.
•
Ukurlah kemampuan diri atau disesuaikan dengan kemampuannya.
•
Memakai pakaian renang yang berwarna (tidak putih) karena air kolam dapat
menyebabkan pakaian berwarna putih berubah menjadi kekuning – kuningan (mangkak)
•
Berjalan – jalan terlebih dahulu di dalam kolam dengan kedalaman yang cocok
merupakan kesenangan yang menarik.
•
Jangan berenang dalam keaddan perut kosong atau terlalu kenyang. Karena dalam
berenang diperlukan banyak tenaga dan apabila perut terlalu kenyang maka beban
tubuh menjadi lebih berat.
2) Hal – hal yang harus dilakukan sesudah berenang :
•
Membasuh mata agar bersih dari kotoran. Hal ini perlu dilakukan karena air di
dalam kolam renang biasanya kotor.
•
Jika telinga kemasukan air, diusahakan air bisa keluar kembali sambil loncat –
loncat atau dengan cara yang lain.
•
Keringkan pakaian renang di tempat yang teduh (tidak panas)
•
Istirahat cukup
•
Makan cukup
3)
Manfaat Renang bagi Tubuh
Sebagai
garis besar dapat dijelaskan sebagai berikut :
1. Membentuk otot
Saat
berenang, kita menggerakkan hampir keseluruhan otot-otot pada tubuh, mulai dari
kepala, leher, anggota gerak atas, dada, perut, punggung, pinggang, anggota
gerak bawah, dan telapak kaki. Saat bergerak di dalam air, tubuh mengeluarkan energi
lebih besar karena harus ‘melawan’ massa air yang mampu menguatkan dan
melenturkan otot-otot tubuh.
2. Meningkatkan kemampuan fungsi jantung dan
paru-paru
Gerakan
mendorong dan menendang air dengan anggota tubuh terutama tangan dan kaki,
dapat memacu aliran darah ke jantung, pembuluh darah, dan paru-paru. Artinya,
berenang dapat dikategorikan sebagai latihan aerobik dalam air.
3. Menambah tinggi badan
Berenang
secara baik dan benar akan membuat tubuh tumbuh lebih tinggi (bagi yang masih
dalam pertumbuhan tentunya).
4. Melatih pernafasan
Sangat
dianjurkan bagi orang yg terkena penyakit asma untuk berenang karena sistem
crdiovaskular dan pernafasan dapat menjadi kuat. Penapasan kita menjadi lebih
sehat, lancar, dan bisa pernafasan menjadi lebih panjang.
5. Membakar kalori lebih banyak
Saat
berenang, tubuh akan terasa lebih berat bergerak di dalam air. Otomatis energi
yang dibutuhkan pun menjadi lebih tinggi, sehingga dapat secara efektif
membakar sekitar 24% kalori tubuh.
6. Self safety
Dengan
berenang kita tidak perlu khawatir apabila suatu saat mengalami hal-hal yang
tidak diinginkan khususnya yang berhubungan dengan air (jatuh ke laut dll).
7. Menghilangkan stres.
Secara
psikologis, berenang juga dapat membuat hati dan pikiran lebih relaks. Gerakan
berenang yang dilakukan dengan santai dan perlahan, mampu meningkatkan hormon
endorfin dalam otak. Suasana hati jadi sejuk, pikiran lebih adem, badan pun
bebas gerah.
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Renang
ialah salah satu contoh olahraga air. Berenang
adalah gerakan sewaktu bergerak di air, dan biasanya tanpa perlengkapan
buatan. Kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk rekreasi dan olahraga. Berenang dipakai sewaktu bergerak
dari satu tempat ke tempat lainnya di air, mencari ikan, mandi, atau melakukan olahraga
air. Berenang untuk keperluan rekreasi
dan kompetisi dilakukan orang di kolam
renang. Manusia
juga berenang di sungai, di danau, dan di laut sebagai bentuk rekreasi. Olahraga renang membuat tubuh sehat karena hampir
semua otot tubuh dipakai sewaktu berenang. Renang adalah olahraga yang melombakan kecepatan atlet renang dalam berenang.
B.
Saran
Berenang
sebagai salah satu contoh olahraga air memiliki berbagai manfaat, jadi penulis
menyarankan kepada pembaca untuk belajar bagaimana melakukan olahraga renang.

Komentar
Posting Komentar